Sunday, February 21, 2010

Marahnya Si Makhluk Hijau



Tangannya menggeletar...!!

Suaranya pun terketar-ketar...seakan-akan nervous...

Namun Berus Baner (bukan nama sebenar) menyimpulkan meetingnya dan menangguhkan dengan kalimat tasbih kifarah & surah al-asr. Dia masih kebingungan kenapa badan dia memberi reaksi sebegitu, padahal pada awal meeting die relaks dan tidaklah gelabah ketika menguruskan diskusi.

Tiba-tiba, dia dapat rasakan yang perasaan tadi itu rupa-rupanya hasil amarah yang giler la tak pernah diexperience for the rest of his life! Hati Ence Berus seperti Bruce Banner dalam citer Incredible Hulk, daripada hati yang tenang dan penuh dengan aspek-aspek harmoni dan jiwa seorang pemuda yang cool, kini membuak-buak dengan kemarahan seorang pria yang telah di'reject' oleh buah hatinya ataupun lebih smart lagi ibarat marahnya Hiro Nakamura apabila aweknyer diculik oleh Samuel(si penjahat yang ada power untuk menggerakkan bumi) dalam citer Heroes.

Mujur Pita Parkour (bukan nama sebenar & takda kena mengena dengan roti pita) menyelamatkan keadaan dengan baju merah & birunya membawa Ence Berus solat, menenangkan hatinya yang penuh gejolak dilema yang tidak berkesudahan...

******************************************

"Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan"


Ayat ini ibarat air yang menyimabah api kemarahan & kebencian Berus... Ayat ke tiga dari surah ke enam puluh satu ini mengingatkan dia akan banyak perkara yang telah dia katakan tapi tidak diperbuat..

Ence Berus berfikir,"...jika aku marah pada minah tu cam sekarang ini...camner la pulak marah Allah pada aku ek??"

PS: rasional merupakan alat bantu yang utama dalam kita berbincang terutama sekali ketika berhadapan dengan karenah yang...I dont know laa... You can say that karenah yang emo la kot...I dont know....
Ada masanya ada ahli diskusi yang lebih suka & pandai condemn jer tanpa ada satu idea atau kritikan yang baik untuk memperbaiki idea yang sedia ada...
Namun iman menjadi dinding yang lebih utuh untuk menghalang kita bertukar badan menjadi kaler hijau berketak2 AKA Incredible Hulk bila marah!!

Monday, February 8, 2010

Non-stop action!

Kami berpegang tangan dan berjalan2 di Uptown. Seperti pasangan-pasangan lain di Uptown, mereka seakan mabuk dalam dunia khayalan mereka. Kami berborak biasa sahaja..membincangkan suatu idea jahat di UIA...

“HAHAHAHA!!” kami berdua ketawa, memikirkan apakah reaksi masyarakat UIA kalau aku dan adik perempuanku berpegangan tangan di UIA.

Mesti ada yang mencela,”Bekas presiden Kelab Pemuda Qur’an berpegang tangan dengan perempuan??!! Ikhtilaaatt!!!”

Hampir pukul tiga, selesai meng’usha’ ‘buaya2’ yang dijual di Uptown, kami pun balik. Pelbagai jenis warna dan design buaya yang kami temui, ada yang hijau, hitam, pink, kelabu asap, hitam Perilliss mutu & keunggulan dan kaler kuning ala2 macam Pikachu.
Kembali ke rumah...semuanya PADAM!
----------------------------------------------------------------------------------------------

Driiinggg!!!

Alarm hanset aku berbunyi, perjalanan memenatkan di Uptown menyebabkan aku terbangun lewat untuk subuh, tapi taklah sampai subuh gajah, maybe tahap-anak-gajah jer kot sebab maseh dalam waktunyaa~

Arakian, aku melihat jam menunjukkan pukul 7 pagi, dikala burung2 sibuk nak karok(karaoke,aku baru belajar word ini daripada classmate aku,haha) dengan suara mereka yang merdu, aku baru teringat...

Alamak!!! (ada lagi alamak...sambungan kepada kisah Alamak!!)

Bisik hatiku, aku baru teringat ada study circle selepas subuh!!

Dengan bergegasnya aku mengambil wallet aku yang berkaler coklat dan memasangkan helmet dan terus menunggang kapcai modenas berkuasa 500 ribu hp, bersamaan dengan 50 petala langit dengan tambah 2 kuasa lejang, aku pun membuat gaya ala2-macam-mat-rempit-tapi-lagi- soleh, di atas jalan raya Malaysia yang terkenal dengan lubang-lubang booby-trap yang tujuannya adalah untuk membasmi kegiatan merempit di Malaysia.

Dalam keadaan badanku masih kepenatan selepas tawaf di Uptown, aku pecut dengan selaju-lajunya modenas emasku. Di kepala aku terbayangkan Son Goku yang terbang di langit tinggi menuju ke tempat pertempurannya untuk menewaskan Fliza, musuh durjananya.
Non-stop action!!

Dengan lajunya, aku melangkah ke masjid untuk berjumpa dengan Senpai yang tengah dok baca Qur’an dengan khusyuknya. Kami pun mula untuk berdiskusi, tiba-tiba....

Triiiinnnggg!!!!!

Handphone aku berbunyi, panggilan dari ayah aku.

“Wie! (panggilan romantik aku di rumah) ada terambil wallet brown ayah ke??” gusar ayahku yang agak kurang romantik ketika menelefon aku kali ini.

Aku pun keluarkan wallet brown yang ambil dari atas meja di rumahku di Setapak daripada poket seluarku.

Aku lihat ICnya betulis...

AHMAD LUKMAN BIN ABA IBRAHIM

Aduss!! (aku cuba untuk membuang tabiat aku untuk mengatakan ‘Alamak!’, jadi kali ini kata “Aduss!”)

Nampaknya kena patah balik ke Setapak lagi la aku!!

Non-stop action!!

Usai study circle & masalah IC ayah aku, aku pun bergegas pulak ke perpustakaan untuk membincangkan esemen yang perlu dihantar hari Selasa depan.

Selesai diskusi dengan kawan-kawan aku, aku dan penulis ‘Aku dan segala-galanya’ dan penulis ‘Coretan Karya Jiwaku’ dan beberapa orang lagi kroni2 kami pegi ke kenduri tukang foto yang fames yang khabarannya menikahi seorang gadis yang 6 tahun lebih muda daripadanya, Alhamdulillah...

Sesudah aku selesai membantai makan di kenduri, aku pun terus ke Masjid Wilayah pulak untuk menghadiri perhimpunan Palestin... Fuh! Ceramah yang mantop!

Non-stop action! !

Lepas tu ke Nasi goreng sotong abang otai berhampiran LRT Station Putra.
(makan pun non-stop action!)

Selepas kekenyangan aku membelasah nasi goreng itu...teringat akan satu perkara penting yang akan berlaku minggu depan...

EXAM!!

Tiada masa untuk rehat...kena study pulak! Dengan badan kekenyangan dan penat nak tidur itu...aku gagahkan lagi...

Non-stop action!

“Maka apabila engkau telah selesai (dari sesuatu urusan), tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain)” al-Insyirah ayat 7, 94:7”